Lompat ke konten

Pondok Pesantren Riyaadlul Jannah Al-Ghozali Jonggol

Pondok pesantren Riyaadlul Jannah adalah salah satu lembaga pendidikan salafiyah tradisional dibawah  naungan Yayasan Pendidikan Islam  (YPI) Riyaadlul Jannah Alghazali Jonggol.

Awal mula berdiri pondok pesantren riyaadlul jannah  diawali oleh pengajian anak-anak yang dahulunya dirintis oleh RH. Dahlan kemudian dilanjutkan oleh R.KH.Hasan Basri, kemudian dilanjutkan oleh R.KH. Neneng Ghazali Thoyib, kemudian dilanjutkan dan didirikan kembali oleh KH.Romli,Lc. Kenapa didirikan kembali? Karena beberapa tahun  terjadi kekosongan santri mukimin.

Kobong (istilah tempat tidur dan menghafal bagi santri mukim) awalnya disediakan dirumah KH.Romli,Lc kurang lebih selama satu tahun. Kemudian sekitar bulan juni  tahun 2005, kobong putra dibangun disebelah barat kediaman almarhum KH.Neneng Ghazali Thoyib seperti sekarang kita lihat yang saat itu santrinya berjumlah 7 santri.

Kemudian sekitar tahun 2008 sampai 2010  atas permintaan orangtua diterima santri putri yang saat itu masih di rumah kediaman KH.Romli,Lc. Karena pondok putrid belum ada.

Sekitar tahun 2010 akhir dibangun pondok pesantren putri  2 lantai di lokasi  belakang  kediaman almarhum R.KH. Neneng Ghazali Thoyib yang Sebelumnya adalah tempat pengajian  rutinan ibu-ibu setiap hari rabu. Dan kemudian kemudian pengajian ibu-ibu  dipindah ke majlis yang berlokasi di depan kediaman almarhum seperti yang kita lihat sekarang.

Dibawah rintisan KH.Romli,Lc, pesantren terus dikembangkan dengan berbagai upaya-upaya kegiatan keagamaan ( selain pengajian rutin kitab kuning) seperti : shalat sunnat tasbih berjama’ah  dan dilanjutkan marhaba setiap malam jum’at di masjid Jami Riyaadlul Jannah, rutinan tawassul dan solawat mu’abbad, muhadloroh setiap malam ahad, pelatihan hafidzul qur’an, pendalaman bahasa arab, PLS (Praktik Lapangan Santri) yang diawali pada tahun 2014 di masjid albarkah, haflah lailatul wada’ sejenis perpisahan dan kenaikan tingkat santri sejak tahun 2012 di desa warga jaya, tahun 2013 di desa sukamakmur, tahun 2014 di desa sukaresmi-cikupa, tahun 2015 di desa sukamakmur dan tahun 2016 di masjid jami riyaadlul jannah kaum singajaya.

Hingga saat ini sebenarnya niat dan usaha terus dilakukan untuk pengembangan pembangunan pondok yang dirasa tidak cukup dengan jumlah santri yang semakin bertambah dari tahun ke tahun.  Tercatat tahun 2016 sejumlah 83 santri putra dan 134 santri putri.

Pertambahan santri tersebut merupakan kepercayaan orangtua wali terhadap kebutuhan pendidikan agama islam yang seiring perkembangan zaman pendidikan agama sudah hampir tidak dipedulikan oleh sebagian orang.

Terkait dengan aturan yang ada, maka pondok pesantren Riyaadlul Jannah di daftarkan ke Kemenag Kabupaten Bogor pada tahun 2007.